Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, mencatat prestasi membanggakan sebagai satu‑satunya perwakilan Kalimantan Tengah yang meraih predikat Kampung Iklim (ProKlim) Utama tingkat nasional. Keberhasilan ini buah kerja sama erat antara warga, pemerintah daerah, dan dukungan nyata dari dunia usaha, antara lain PT Suprabari Mapanindo Mineral (PT SMM) serta PT Pamapersada Nusantara (PT PAMA).
Komitmen tersebut kembali ditegaskan saat sosialisasi ProKlim berlangsung di Aula Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara, Kamis (30/4/2026). Perwakilan manajemen PT SMM, Abdul Syukur, menyatakan perubahan iklim adalah tantangan bersama yang butuh aksi nyata, bukan sekadar urusan administrasi.
“ProKlim adalah gerakan gotong royong membangun desa yang tangguh dan peduli lingkungan demi masa depan,” ujarnya.
Beragam program telah dijalankan: pelestarian sumber air bersih, pengelolaan sampah dengan prinsip 3R, penyediaan lampu tenaga surya, pengembangan biogas rumah tangga, hingga gerakan penghijauan bertajuk “Pendreh Green‑Edu”. Dalam kegiatan terakhir ini, ratusan bibit pohon ditanam dengan melibatkan pelajar, sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Abdul Syukur menekankan bantuan perusahaan hanyalah pendukung utama; kunci keberhasilan sesungguhnya terletak pada semangat warga menjaga lingkungan di sekitarnya.
“Bila masyarakat bergerak bersama, ketahanan desa menghadapi perubahan iklim akan terwujud sepenuhnya,” tambahnya.
PT SMM berharap capaian Desa Pendreh ini menjadi teladan bagi desa‑desa lain se‑Barito Utara, agar budaya peduli lingkungan terus tumbuh dan berkelanjutan. (Sah)












