Belajar dari Yogyakarta, Barito Utara Ambil Praktik Terbaik Tata Kelola Pemerintahan

Sinarkalten.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menjadikan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai rujukan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini diwujudkan melalui kunjungan kerja sekaligus kegiatan kaji tiru ke Pemda DIY pada Selasa (4/8/2026).

Rombongan dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Drs. Muhlis. Turut serta sejumlah kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta undangan lainnya. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi, yang hadir mewakili Gubernur DIY.

Dalam sambutan tertulis Gubernur DIY yang dibacakan dr. Gregorius, disampaikan bahwa kegiatan studi banding sebaiknya tidak berhenti sekadar meniru program daerah lain. Lebih dari itu, kunjungan ini harus menjadi ruang belajar untuk memahami prinsip dan faktor yang membuat suatu kebijakan dapat berjalan efektif. Pemerintah daerah juga diharapkan mengubah orientasi kinerja — tidak hanya mengejar selesainya program, tetapi memastikan kebijakan tersebut benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.

DIY sendiri dikenal konsisten mempertahankan predikat A atau “Sangat Memuaskan” dalam evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dari Kementerian PAN-RB selama delapan tahun berturut-turut sejak 2018. Keberhasilan tersebut didukung oleh komitmen pimpinan, sinergi antarperangkat daerah, tata kelola yang transparan, pemanfaatan teknologi informasi, serta budaya organisasi yang terbuka terhadap perubahan dan inovasi.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas kesempatan berharga yang diberikan Pemda DIY untuk bertukar pengalaman.

“Melalui kegiatan ini kami berharap memperoleh wawasan baru, bertukar pengalaman, serta mempelajari praktik-praktik terbaik yang dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Barito Utara,” ujarnya.

Hasil kaji tiru ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi Pemkab Barito Utara dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih efektif, inovatif, dan tetap disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Pertemuan berlangsung hangat melalui dialog dan diskusi yang konstruktif, lalu ditutup dengan acara silaturahmi serta pertukaran cinderamata sebagai simbol eratnya hubungan antarpemerintah daerah. (Sah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *