KUALA KAPUAS – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dari tingkat kelurahan hingga kecamatan di Kabupaten Kapuas diharapkan menjadi forum partisipatif yang benar-benar menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan transparan.
Anggota DPRD Kapuas, Ahmad Jahidi, menegaskan bahwa Musrenbang harus menjadi sarana menyampaikan usulan yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Musrenbang harus mengakomodasi aspirasi warga. Prosesnya tidak boleh formalitas belaka, melainkan harus benar-benar menghasilkan program yang berdampak bagi masyarakat,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, agar program yang dihasilkan tepat sasaran. Senada, Anggota DPRD Kapuas lainnya, H. Saferaniansyah, menambahkan bahwa hasil Musrenbang jangan hanya menjadi rutinitas tahunan tanpa tindak lanjut nyata.
“Perencanaan harus berbasis kebutuhan masyarakat agar pembangunan berkelanjutan dan berdaya guna. Musrenbang harus inklusif dan fokus pada hal-hal prioritas yang langsung menyentuh kehidupan warga,” ujarnya.(DER)












