Sinarkalteng.com MUARA TEWEH – Kepedulian para pelajar Barito Utara terhadap isu lingkungan hidup terwujud dalam bentuk karya sastra. Buku antologi puisi berjudul Monolog Plastik Kotaku resmi diluncurkan oleh Bunda Guru Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Acara peluncuran berlangsung di sela kegiatan Konferensi Kerja Kabupaten I PGRI Barito Utara Tahun 2026 di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jumat (5/6/2026).
Buku ini memuat kumpulan tulisan dari para remaja dan pelajar yang mengangkat berbagai persoalan lingkungan, mulai dari masalah sampah plastik hingga pentingnya menjaga kelestarian alam.
Hj. Maya menyambut baik karya tersebut sebagai bukti nyata tingginya kepedulian generasi muda terhadap lingkungan, sekaligus kemampuan mereka menuangkan gagasan lewat jalur literasi. “Lewat puisi, anak-anak belajar menyampaikan keprihatinan, harapan, dan kasih sayang mereka terhadap alam,” ujarnya. Ia menegaskan pendidikan literasi bukan hanya soal pandai membaca dan menulis, melainkan juga membangun kesadaran sosial serta karakter yang peduli sekitar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, M. Iman Topik, memberikan apresiasi tinggi atas terbitnya buku ini. Menurutnya, ini adalah contoh kolaborasi indah antara dunia pendidikan, komunitas literasi, dan gerakan peduli lingkungan. “Pendidikan tidak hanya mengejar nilai akademik, tapi juga mengasah kreativitas, karakter, dan kepedulian sosial siswa,” ungkapnya.
Dinas Pendidikan berkomitmen terus mendukung berbagai kegiatan literasi di sekolah yang mengembangkan potensi karya peserta didik. Peluncuran buku ini sejalan dengan upaya daerah menumbuhkan budaya baca-tulis sekaligus menanamkan rasa cinta lingkungan sejak dini.
“Semakin banyak karya positif dari tangan generasi muda Barito Utara yang mampu menggerakkan dan menginspirasi masyarakat luas,” harap Iman Topik. (Sah)












