Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Langkah nyata ini ditandai dengan diluncurkannya Program SIP Pintar pada peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara.
Peluncuran program berlangsung dalam acara Silaturahmi dan Ramah Tamah di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, jajaran Forkopimda, kepala dinas dan badan, tokoh masyarakat, hingga para pendidik.
Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa pendidikan adalah modal utama dan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, pemerintah tidak hanya berupaya memperluas jangkauan pendidikan, tetapi juga menjamin kualitasnya agar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Program SIP Pintar ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Kami ingin setiap anak di Barito Utara mendapat kesempatan yang sama untuk belajar,” ujar Bupati.
Ia bertekad tidak ada satu pun anak yang putus sekolah atau kehilangan kesempatan menuntut ilmu hanya karena keterbatasan ekonomi maupun akses. Momentum Hari Jadi ke-76 ini dianggap sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat pembangunan manusia sebagai fondasi kemajuan daerah.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menyampaikan hal senada. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan. Seluruh anak di Kalimantan Tengah berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, tanpa terkecuali.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, M. Iman Topik, menjelaskan bahwa SIP Pintar dirancang untuk menjamin setiap peserta didik dapat menikmati hak pendidikannya secara maksimal.
“Lewat SIP Pintar, kami pastikan anak-anak bisa belajar dengan layak. Ini wujud kepedulian pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, merata, dan inklusif bagi semua,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa dilakukan sendirian. Dinas Pendidikan akan terus membangun kerja sama dengan pemerintah provinsi, sekolah, orang tua, dan seluruh pihak terkait demi keberhasilan program ini.
Diharapkan, peluncuran SIP Pintar ini menjadi awal baru bagi peningkatan mutu pendidikan di Barito Utara. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi — kekuatan utama untuk membangun daerah di masa yang akan datang. (Sah)












