Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, menekankan pentingnya konsolidasi adat dan pengakuan kearifan lokal dalam pembangunan daerah, terutama terkait hubungan antarbangsa dan investasi. Menurutnya, penghormatan terhadap masyarakat adat adalah kunci kerjasama global.
Rayadi menilai konsolidasi adat di Barito Utara belum maksimal, sehingga tujuan yang diharapkan belum tercapai. Ia berharap rekonsiliasi adat dapat memberikan keyakinan kepada seluruh warga bahwa adat hadir untuk melindungi semua orang.
Momentum simposium adat sebelumnya diharapkan tidak hanya berhenti pada narasi konseptual, tetapi juga membangun kesadaran bersama untuk bersatu dan menyamakan persepsi. Dengan demikian, masyarakat adat dapat memainkan peran yang semestinya dalam konteks investasi di daerah.
“Masyarakat adat harus mengukuhkan perannya dan memperoleh tempat yang semestinya dalam konteks kehadiran investasi di daerah ini,” pungkasnya, Senin (1/10/2025). (Sah)












