SinarKalteng.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memulai proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029 melalui Kick Off Meeting yang digelar di Muara Teweh. Langkah ini menandai komitmen pemerintahan Bupati H Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dalam merumuskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.
Bupati H Shalahuddin menekankan bahwa RPJMD adalah dokumen penting yang akan menjadi kompas arah kebijakan dan program prioritas daerah. Ia juga menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan dokumen hidup yang berpihak kepada masyarakat dan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah.
Penyusunan RPJMD ini ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan, lebih cepat dari ketentuan yang diberikan. Bupati juga menguraikan 11 program unggulan yang menjadi prioritas, termasuk perbaikan infrastruktur, pendidikan gratis, layanan kesehatan prima, peningkatan akses telekomunikasi, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan bantuan sosial.
Bupati juga menyampaikan kondisi keuangan daerah yang cukup sehat dan optimistis pembangunan akan semakin terarah dengan pengelolaan keuangan yang baik dan kerja sama lintas sektor. Ia menginstruksikan agar penyusunan RPJMD dilakukan dengan pendekatan teknokratis dan partisipatif, melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk bersatu padu membangun Barito Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan. Kick Off Meeting ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, menandai momentum awal untuk menata pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.(Sah)












