Sinarkalteng.com MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan pentingnya pengawasan serta penanganan yang tepat bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berpotensi menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan menyusul beberapa kasus yang belakangan menjadi sorotan publik.
Menurut Bupati, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk mengatur keberadaan ODGJ di ruang publik. Ia menekankan agar kasus ini tidak dibiarkan begitu saja tanpa pengawasan.
“Jangan sampai dilepas tanpa pantauan. Kami khawatir terjadi benturan dengan warga, sehingga masyarakat merasa tidak nyaman atau terancam,” tegasnya.
Pendekatan yang diambil tetap harus berlandaskan nilai kemanusiaan, namun keselamatan seluruh warga tetap menjadi prioritas utama. Pemerintah juga waspada terhadap risiko ODGJ yang tidak terpantau membawa benda berbahaya atau melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Oleh karena itu, ia meminta instansi terkait dan aparat keamanan memperkuat pemantauan serta penanganan sesuai prosedur yang berlaku. Patroli ketertiban umum juga perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan tenang.
Mengenai insiden yang masih dalam tahap penyelidikan, Bupati mengimbau warga menunggu hasil resmi kepolisian dan tidak menarik kesimpulan sendiri sebelum proses hukum selesai. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung sepenuhnya langkah aparat demi menjaga ketenteraman warga Barito Utara. (Sah)












