Meski Anggaran Terkuras Rp1,2 Triliun, Pembangunan Barito Utara Tetap Berjalan

Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Tekanan fiskal cukup berat dirasakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara tahun ini. Berkurangnya transfer dari pusat dan melemahnya sektor pertambangan memangkas anggaran hingga sekitar Rp1,2 triliun. Sekretaris Daerah Drs Muhlis mengungkapkan, dari rencana awal lebih dari Rp1,7 triliun, dana yang diterima kini tinggal sekitar Rp490 miliar.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri penyambutan Kajari baru R Firmansyah, Jumat (8/5/2026). Meski angka turun tajam, struktur APBD tetap terjaga berkat alokasi hak daerah dan dana titipan pusat. Akibatnya, seluruh 11 program unggulan dan 12 prioritas pemerintahan masih bisa dijalankan.

“Alhamdulillah semua rencana utama tetap terakomodasi,” ujar Muhlis.

Dengan sekitar 160 ribu penduduk yang tersebar di sembilan kecamatan, 93 desa, dan 10 kelurahan, tantangan menjaga kualitas layanan makin besar. Namun sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan desa, ketahanan pangan, olahraga, serta dukungan program nasional tetap menjadi fokus utama.

“Pelayanan ke masyarakat terus berjalan baik. Kami pastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi,” tambahnya.

Di kesempatan itu, Muhlis juga menyampaikan salam Bupati dan berharap sinergi erat antara Kejaksaan Negeri dan Pemkab makin memperkokoh tata kelola bersih serta pembangunan berkelanjutan. (Sah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *