Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Hery Jhon Setiawan, peserta PKN II Angkatan XXVII Tahun 2025 dari BPSDM Kalimantan Tengah, telah resmi meluncurkan implementasi Proyek Perubahan bertajuk “Pengendalian Inflasi Berbasis Ketahanan Pangan Keluarga di Kabupaten Barito Utara,” yang dikenal dengan nama KEPAK BATARA (Keluarga Berdaya, Pangan Terjaga, Inflasi Terkendali).
Proyek ini dirancang sebagai upaya konkrit pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok melalui pemberdayaan keluarga. Hery menyampaikan bahwa tujuan utama program adalah mendorong setiap keluarga di Barito Utara menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.
“Melalui KEPAK BATARA, kami ingin mendorong setiap keluarga di Barito Utara menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan. Ketahanan pangan keluarga adalah benteng pertama pengendalian inflasi. Jika kebutuhan dasar bisa dipenuhi secara mandiri, maka tekanan inflasi dapat diminimalkan,” ujarnya.
Implementasinya akan dilakukan melalui tiga tahapan: peningkatan literasi pangan keluarga, pengembangan kebun pangan rumah tangga, serta kolaborasi lintas sektor bersama perangkat daerah terkait. Hery juga menegaskan bahwa proyek ini bukan hanya untuk memenuhi tugas PKN, melainkan menjadi komitmen nyata untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Harapannya, KEPAK BATARA mampu menjadi gerakan bersama yang terus berkelanjutan,” tambahnya.
Program KEPAK BATARA diharapkan dapat menjadi model inovasi daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi, khususnya pada aspek ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Kabupaten Barito Utara. (Sah)












