Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan karakter kepemimpinan aparatur daerah, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menghadiri dan memberikan arahan pada sesi kedua Training ESQ Leadership yang digelar di Menara 165 Jakarta, Selasa. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa integritas dan etika pelayanan bukan hanya tuntutan, melainkan fondasi tak tergantikan bagi setiap pemimpin pemerintah daerah.
Materi inti pelatihan yang berfokus pada 7 Budi Utama, kata Bupati, dirancang sebagai landasan penting untuk membentuk profil pemimpin yang tidak hanya cakap dalam menjalankan tugas, tetapi juga amanah serta bertanggung jawab penuh kepada rakyat.
“Pemimpin harus memiliki dua pijakan yang kokoh: memimpin dengan hati yang tulus untuk kesejahteraan masyarakat, dan bekerja dengan bukti yang jelas untuk setiap langkah kebijakan. Amanah yang dipercayakan rakyat tidak boleh pernah dikompromikan karena kepentingan apapun,” tegas H. Shalahuddin dengan nada tegas.
Dengan harapan tinggi, Bupati mengajak seluruh peserta pelatihan – yang terdiri dari pejabat struktural dan fungsional Kabupaten Barito Utara – untuk mengubah wawasan yang didapat menjadi aksi nyata. Ia berharap semangat kepemimpinan yang baru, mental yang lebih tangguh menghadapi tantangan, serta komitmen yang tak tergoyahkan dapat membawa perubahan positif dalam membangun Barito Utara menjadi daerah yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan prima. (Sah)












