Wabup Barito Utara Hadiri Rakerda APDESI Kalteng, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

Sinarkalteng.com MUARA TEWEH – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, hadir dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kalimantan Tengah. Kegiatan berlangsung di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng pada Rabu (10/6/2026), dengan tema “Penguatan Koordinasi, Sinergitas, dan Kolaborasi antara Pemerintahan Desa dan Daerah Demi Pembangunan Desa yang Maju, Mandiri, Berdaya Guna, dan Berkelanjutan.”

Acara ini diikuti 652 kepala desa yang tergabung dalam 13 Dewan Pimpinan Cabang APDESI se‑Kalteng. Menurut Ketua Panitia Darmatius, S.H., forum ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan pandangan mulai dari tingkat desa hingga ke pemerintah pusat.

Ketua DPD APDESI Kalteng, Seger Satria, S.IP., mengajak seluruh peserta memanfaatkan sesi dialog agar aspirasi warga dapat tersampaikan secara langsung demi kemajuan desa.

Wakil Bupati Felix menilai pertemuan ini jauh lebih dari sekadar kegiatan organisasi. “Ini ruang penting untuk menyamakan persepsi, merumuskan kebijakan yang nyata, serta meningkatkan kemampuan aparatur desa agar pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi, S.H., M.M., memaparkan program Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah pusat menargetkan investasi minimal Rp3 miliar per desa untuk membangun gerai sembako, apotek, hingga klinik kesehatan. Selain itu disediakan fasilitas simpan pinjam dengan bunga paling tinggi 6 persen, guna melindungi warga dari jeratan rentenir.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., secara resmi membuka kegiatan dengan pemukulan katambung. Ia menekankan perlunya kerja sama erat menghadapi tantangan pembangunan. “Mari dukung program daerah, perkuat ekonomi rakyat, jaga persatuan, dan tingkatkan pelayanan agar desa makin mandiri dan sejahtera,” ajaknya.

Kehadiran Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemkab Barito Utara menjembatani kepentingan desa dan kabupaten. Sinergi ini diharapkan mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok wilayah. (Sah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *