Masyarakat Didorong Jadi Subjek Aktif Bangun Sistem Cadangan Pangan Berkelanjutan di Barito Utara

Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara gencar mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan sistem cadangan pangan yang berkelanjutan untuk menjamin ketahanan pangan daerah.

Bupati H. Shalahuddin menyampaikan hal tersebut saat menjelaskan peran masyarakat dalam pengelolaan stok pangan daerah pada acara Rapat Paripurna III Masa Sidang I Tahun 2026 yang digelar di Gedung DPRD Barito Utara pada hari Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, rancangan peraturan daerah (raperda) yang tengah dalam proses pembahasan juga akan mendorong pembentukan dan pengelolaan cadangan pangan di tingkat desa serta kelompok masyarakat.

Sebagai fasilitator, pemerintah daerah akan menjalankan peran dalam pembinaan, pendampingan teknis, serta penguatan kapasitas kelembagaan yang ada di tengah masyarakat.

Selain itu, pihak pemerintah juga siap memberikan bantuan pendorong sesuai dengan kemampuan anggaran daerah, serta dukungan terkait sarana dan prasarana untuk penyimpanan hasil pangan.

Saat ini, Kabupaten Barito Utara telah memiliki tujuh unit lumbung pangan yang tersebar di lima kecamatan berbeda – satu di Kecamatan Montallat, dua di Gunung Timang, satu di Teweh Selatan, satu di Teweh Tengah, dan dua di Teweh Timur.

“Lewat pengaturan ini, kami ingin mengubah paradigma – pemerintah bukan hanya sebagai pelaksana, tetapi lebih fokus pada pemberdayaan masyarakat agar menjadi subjek aktif dalam mewujudkan cadangan pangan yang berkelanjutan,” tutup H. Shalahuddin. (Sah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Asah Lasso