Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Kondisi jalan rusak parah di wilayah RT 33B Jalan Lingkar Kota (Jalan Pendreh) telah mengkhawatirkan warga setempat. Jainal Abidin atau yang akrab disapa Om Deden, Ketua RT 33B, mengimbau Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Kalimantan Tengah agar segera mengambil langkah penanganan permanen terhadap masalah ini.
Ruas jalan yang menjadi perhatian meliputi kawasan dari SPBU hingga sekitar dua kilometer menuju Jalan Lingkar Kota, di mana kerusakan terjadi di beberapa titik dengan tingkat keparahan yang cukup tinggi.
Om Deden menjelaskan bahwa lubang-lubang besar yang muncul di badan jalan bukan hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjadi bahaya tersendiri bagi semua pengguna jalan. Khususnya pada musim hujan, genangan air sering menutupi lubang sehingga sangat sulit dikenali oleh pengendara.
“Jalur ini menjadi akses penting bagi masyarakat sehari-hari, termasuk anak-anak yang sedang dalam perjalanan ke sekolah. Banyak lubang yang tersembunyi di bawah air sehingga sangat berbahaya jika tidak segera ditangani,” katanya pada Minggu (8/2/2026).
Menurutnya, tidak sedikit kasus di mana pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan dan terjatuh, terutama di sekitar lokasi SPBU dan di depan gereja yang menjadi titik kerusakan paling parah. (Sah)












