Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Upaya pengelolaan hutan lestari di Barito Utara terus digencarkan dengan mendorong masyarakat sekitar kawasan hutan membentuk Kelompok Tani Hutan (KTH), yang diinisiasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah melalui KPHP Barito Hulu Unit V.
Sosialisasi dan fasilitasi pembentukan KTH digelar bagi warga Desa Haragandang, Kecamatan Lahei, pada Senin (16/2/2026), dengan dukungan dari Medco Energi Bangkanai Limited dan dipandu oleh penyuluh kehutanan Devid Arnaz, S.Hut., M.P. Mengusung tema “Kelompok Tani Hutan, Kekuatan Kolektif untuk Hutan Lestari”, acara diikuti puluhan warga yang antusias.
Dalam materinya, Devid menekankan bahwa KTH merupakan wadah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan. “KTH bukan sekadar perkumpulan – ia menjadi kekuatan kolektif untuk meningkatkan ekonomi dari hasil hutan kayu dan non-kayu, sekaligus sebagai garda terdepan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan tujuan utama pembentukan KTH, antara lain sebagai kelas belajar untuk meningkatkan kapasitas petani, pengembangan usaha agribisnis berbasis hasil hutan dan jasa lingkungan, serta penguatan kelembagaan agar lebih mandiri. “KTH juga akan memudahkan akses permodalan, pendampingan, dan memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam menjaga kawasan hutan,” terangnya. Melalui kelompok ini, masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam mencegah kerusakan hutan, menjaga konservasi tanah dan air, serta mengelola potensi wisata alam.
Kepala Desa Haragandang Herdana menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Kami berterima kasih kepada pihak terkait atas perhatiannya. Semoga masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan serius, karena pemahaman yang baik tentang KTH akan menjadi pondasi untuk mengelola hutan bersama dan meningkatkan kesejahteraan,” tandasnya. (Sah)












