Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Bupati H. Shalahuddin, S.T., M.T., muncul sebagai narasumber dalam program nasional Speak After Lunch yang disiarkan melalui iNews TV pada Kamis (22/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengangkat tirai program unggulan pembangunan daerah, GASPOL 11.12, sebagai arah baru kemajuan Kabupaten Barito Utara.
Dengan tema “Implementasi Program GASPOL 11.12”, dialog tersebut menjadi wadah strategis untuk menjelaskan terobosan pembangunan yang dirancang secara adaptif, menjawab tantangan zaman sekaligus kebutuhan nyata masyarakat daerah.
Menurut Bupati, GASPOL 11.12 merupakan singkatan dari Gerak Akselerasi Strategis Pembangunan Optimal – sebuah konsep pembangunan terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada hasil jangka pendek, tetapi juga mengutamakan keberlanjutan. “GASPOL 11.12 bukan sekadar slogan, melainkan integrasi dari 11 Program Unggulan dan 12 Program Prioritas yang kami susun sebagai kerangka kerja pembangunan daerah,” jelasnya.
Seluruh program tersebut difokuskan pada dua pilar utama, yaitu penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan infrastruktur strategis yang diimbangi dengan peningkatan pelayanan publik.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Barito Utara tidak hanya berorientasi pada aspek fisik. Program ini juga mengedepankan keadilan sosial, pemerataan pembangunan, serta perluasan akses layanan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berada di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.
Dengan latar belakang teknokrat di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), H. Shalahuddin juga menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi serta sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan setiap program. “Koordinasi yang kuat antar-OPD menjadi kunci agar seluruh program pembangunan berjalan efektif, efisien, dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.
Melalui forum nasional ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap konsep GASPOL 11.12 dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat luas, sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (Sah)












