Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Arena Terbuka Tiara Batara penuh semangat saat pelantikan pengurus Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025, Kamis (4/12/2025). Bupati Shalahuddin menyambut baik acara ini dan memberikan dukungan penuh kepada pengurus baru.
“BATAMAD adalah jiwa persatuan masyarakat Dayak di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan! Bukan cuma menjaga keamanan berbasis adat, tapi juga pelindung budaya dan penopang pembangunan daerah,” tegas Bupati. Ia menekankan, organisasi ini harus jadi simbol kekuatan dan keteladanan.
“Jalankan tugas dengan integritas dan keberanian! Jadilah pelindung bagi yang lemah, penjaga adat yang mengedepankan musyawarah, dan mitra pemerintah dalam menyelesaikan konflik serta menjaga kerukunan antar-suku dan agama,” pesan Bupati kepada pengurus baru.
Ia juga mengharapkan BATAMAD bisa menjaga keseimbangan antara adat dan kemajuan zaman, serta memperkuat persatuan untuk membuat Barut lebih aman dan harmonis.
Acara dihadiri oleh Ketua DAD Barut, tokoh adat, tokoh masyarakat, pembina BATAMAD Provinsi Kalteng, dan insan pers yang semuanya antusias menyaksikan pelantikan tersebut.
[09.23, 15/12/2025] Jihamsah: Bupati Shalahuddin Lantik Pengurus BATAMAD Barito Utara Tahun 2025
TEWEH, Barito Utara – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menghadiri sekaligus memberikan dukungan pada pelantikan pengurus Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025 yang berlangsung di Arena Terbuka Tiara Batara, Kamis (4/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Shalahuddin menegaskan peran strategis BATAMAD sebagai wadah pemersatu masyarakat adat Dayak di wilayah Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Menurutnya, BATAMAD tidak hanya berfungsi dalam menjaga keamanan berbasis adat, tetapi juga berperan penting dalam pelestarian budaya serta mendukung pembangunan daerah.
“BATAMAD harus menjadi simbol persatuan, kekuatan, dan keteladanan masyarakat adat Dayak. Peran ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal,” tegas Bupati.
Ia juga berpesan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan integritas, keberanian, serta mengedepankan musyawarah dalam setiap penyelesaian persoalan di masyarakat.
“Jadilah pelindung masyarakat, penjaga adat, dan mitra pemerintah dalam menjaga ketertiban serta memperkuat kerukunan antar suku dan antar umat beragama di Barito Utara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap BATAMAD mampu menyesuaikan peran adat dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya, sehingga dapat berkontribusi menciptakan kondisi daerah yang aman, harmonis, dan kondusif.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Barito Utara, para tokoh adat dan tokoh masyarakat, pembina BATAMAD Provinsi Kalimantan Tengah, serta insan pers. (Bu)












