Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Untuk memperkuat peran organisasi kemasyarakatan (Ormas) sebagai mitra strategis pembangunan dan penjaga stabilitas sosial, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara menyelenggarakan pembinaan dan sosialisasi peraturan perundang-undangan terkait Ormas di Aula Bappedarida Muara Teweh. Acara ini dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai Ormas yang tersebar di seluruh kecamatan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengurus Ormas tentang ketentuan hukum dan tata kelola yang sesuai peraturan berlaku. Selain itu, ia juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi pemerintah, Ormas, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas, memperkuat ketahanan nasional, serta membangun nilai-nilai kebangsaan di tingkat lokal.
Secara resmi, acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Drs. Muhlis yang mewakili Bupati H. Shalahuddin. Dalam sambutannya, Muhlis menegaskan bahwa Ormas memiliki peran strategis dalam pembangunan dan harus berperan sebagai mitra aktif, mandiri, dan bertanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan pembinaan agar Ormas tetap sesuai hukum.
Tiga narasumber utama dari Kejaksaan Negeri Barito Utara, Polres Barito Utara, dan Kesbangpol sendiri menyampaikan materi yang meliputi: kebijakan pemerintah terhadap Ormas, ketentuan hukum dan larangan bagi Ormas, serta mekanisme pendaftaran dan pengawasan sesuai Permendagri Nomor 56 dan 57 Tahun 2017.
Kepala Kesbangpol Rayadi menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini mampu memperkuat pemahaman pengurus Ormas tentang kewajiban dan tanggung jawabnya. “Melalui acara ini, diharapkan Ormas di Barito Utara dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan, menjaga kondusivitas, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Di akhir acara, Rayadi mengucapkan apresiasi kepada Bupati, jajaran pemerintah, dan Kepala Bappedarida yang telah mendukung. Ia berharap kegiatan ini menjadi dorongan agar seluruh Ormas semakin aktif, mandiri, dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah.
Semoga pembinaan dan sosialisasi ini menjadikan Ormas sebagai motor penggerak pembangunan yang harmonis, menjaga stabilitas sosial, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. (Sah)












