Sinarkalteng.com, MUARA TEWEH – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, kembali menegaskan pentingnya netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2025. Penegasan ini disampaikan saat Apel Siaga Netralitas ASN se-Kabupaten Barito Utara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati, Senin (7/7/2025).
Dalam amanatnya, Indra Gunawan menekankan bahwa ASN memiliki peran penting dalam menjaga integritas dan kelancaran proses demokrasi. Oleh karena itu, ASN dilarang terlibat dalam politik praktis, baik secara langsung maupun melalui platform media sosial.
“Netralitas ASN adalah harga mati. ASN hanya boleh menyalurkan hak pilihnya di bilik suara. Jika ada ASN yang terbukti melanggar aturan netralitas, maka akan dikenakan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mulai dari teguran hingga pemberhentian,” tegas Indra Gunawan.
Selain itu, Pj Bupati juga meminta para camat dan perangkat daerah untuk aktif mengingatkan masyarakat agar menolak politik uang (money politics) serta menjaga suasana daerah tetap aman dan kondusif menjelang pelaksanaan PSU pada tanggal 6 Agustus mendatang. Ia berharap, partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi jalannya PSU dapat mewujudkan pilkada yang bersih dan berkualitas.
Indra Gunawan juga menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol, Bawaslu, dan seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mempersiapkan dan melaksanakan apel siaga netralitas ASN ini. Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman ASN tentang pentingnya menjaga netralitas dalam setiap tahapan pilkada.
“Kedua pasangan calon yang berkompetisi dalam PSU ini adalah putra-putri terbaik Barito Utara. Mari kita hormati perbedaan pilihan dan tetap menjaga persaudaraan dalam semangat Huma Betang,” pungkas Indra Gunawan.(Sah)












